SUMEDANG- (Whehehe kaya di koran aja ya ) "Musim hujan musim repot nya mudik " Begitulah mungkin moto yang tepat kalau musim hujan tiba ( berlaku untuk orang gunung khususnya aku ). 12km dari kota rasanya tidak terlalu jauh, tapi jalan yang ekstrem memaksa aku untuk bilang kalau aku serasa hidup di pedalaman yang sangat dalam, serasa 200km dari kota.hehe... kalau naik angkot, dilanjutkan naik ojeg itu tak masalah. Tinggal duduk dan tersenyum manis lalu membuka dompet, ngambil uang, say thank to amang supir atau amang ojeg (alis dinaikin satu ). Jalan Sumedang-Cadas Pangeran lumayan berkelok-kelok banyak mobil-mobil raksasa lewat (Fuso atau abra kalau ga salah ), dan itu salah satu yang aku benci.
Why ??? tak tau pasti kenapa sebabnya, yang pasti kalau ada mobil gede konvoy (sering mekipun ada larangan, ntar longsor donk Cadas Pangeran ), aku tak bisa berkutik. tak bisa ngebut, tak bisa nyalip terutama di musim hujan, takutnya lebih-lebih. Apalagi jalannya yang merayap kayak undur-undur, asap hitam yang tebal kena muka kena baju , pokonya belajar ngusap dada, suara klakson yang tak tau norma kesopanan, haha.. belum lagi kalo ada yang meletus ban nya... suka menyebabkan kemacetan panjang. kadang suka grogi dan jantung berdetak lebih kencang, hilang konsentrasi gara-gara terkejut sama si klakson fuso. huhhh sangat menjengkelkan. Ingin rasanya melenyapkan mobil-mobil itu, tapi tak mungkin rasanya untuk melahap satu persatu, makan gehu 10 aja sudah kenyang.he..
(Tak lupa juga buat berdo'a, penting).hee
Nah... itu sesi 1, masih ada 1 sesi lagi. hee... cukup ekstrem juga kalo musim ujan. Tadi jalan raya (7km), sekarang jalan desa (5km). Ninja Hatori we lah (Mendaki gunung lewati lembah) tapi kesananya kota lagi loh.. hee. Ada satu kawasan ekstrem namanya gorong-gorong. Atau ada juga yang nyebut tanjakan Winaya (mbah yang punya tanjakan). serem juga kan pas lihat foto di bawah, udah jalannya kecil, banyak pohon-pohon an bawahnya jurang... wow..
![]() |
| malah minggir si mot, yang make kurang ahli |
![]() | |||||||||
| sang teman ga berani bawa,takut masuk jurang. |
Kalau bukan karena keluarga dan bukan kampung sendiri, males mudik teh. he... Berdoa dan konsen itu kunci nya. Nah sempet juga ga bisa ngapa-ngapain karena sawah longsor dan jalan tertimbun .. karena hujan gede banget bo...
![]() |
| hanya bisa meratapi nasib , melihat dari kejauhan..... |
![]() |
| hikhik... andai aku jadi presiden. |




waaaaah di dartah aman eta tth,,..??? sayah juga asli urang sumedang... hihihihiihiii
BalasHapus